URBANCITY.CO.ID – Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar, menegaskan dukungan pemerintah terhadap pengembangan seni rupa nasional.
Hal ini ia tunjukkan saat ia mengunjungi pameran seni eksklusif bertajuk ‘Private Viewing of Studio 300’ di 25hours Hotel, Jakarta, Jumat (19/6/2026).
Tatler Indonesia menginisiasi pameran ini sebagai platform art showcase.
Pihaknya mengurasi pameran ini secara khusus untuk mempertemukan karya maestro Indonesia dengan audiens yang lebih luas dan intim.
Irene Umar menilai, kehadiran ruang apresiasi seperti ini sangat krusial dalam memperkuat ekosistem industri kreatif.
Baca Juga: Grand Final MPL ID S17: Wamen Ekraf Sebut Esports Wadah Kreatif Masa Depan
Menurut Wamen Ekraf, kolaborasi lintas sektor atau hexahelix menjadi kunci utama untuk mendongkrak nilai ekonomi karya seni Tanah Air.
“Tatler Studio 300 sebagai platform yang menghubungkan karya seni dengan jejaring industri kreatif, kolektor, investor, media, dan komunitas budaya yang memiliki pengaruh terhadap perkembangan pasar seni Indonesia,” ujar Irene.
Ruang Dialog Karya Seni
Berbeda dengan pameran pada umumnya, Tatler Studio 300 mengusung konsep hunian yang hangat, di mana karya seni membangun dialog hidup dengan para pengunjung.
Baca Juga: Rasi Creativity Hadir di Pacific Place, Wadah Kolaborasi Seniman dan Kreator Lokal
Sebanyak 14 seniman berbakat turut berpartisipasi, menampilkan ragam karya mulai dari lukis kontemporer, street art, fotografi, hingga eksperimen visual yang merefleksikan kekayaan ekspresi kreatif Indonesia.




