URBANCITY.CO.ID – Indonesia sedang menggeser posisinya dalam peta ekonomi digital dunia.
Pemerintah melalui Kementerian Ekonomi Kreatif (Ekraf) resmi menjalin kemitraan strategis dengan Coda Indonesia.
Langkah ini menjadi sinyal kuat bagi investor bahwa ekosistem gim dalam negeri kini siap untuk melakukan akselerasi pasar global.
Kolaborasi ini mencakup pengembangan talenta, akselerasi bisnis, hingga perlindungan kekayaan intelektual (IP).
Bagi pelaku bisnis, integrasi ini memangkas hambatan teknis yang selama ini menghambat pengembang lokal untuk melakukan scale-up usaha mereka secara efisien.
Wakil Menteri Ekraf, Irene Umar, menegaskan bahwa potensi Indonesia melampaui sekadar pasar konsumsi. Menurutnya, Indonesia adalah pusat inovasi yang mampu melahirkan gim kelas dunia.
Baca juga:Â Wamen Ekraf Irene Umar Dukung Inovasi Serat Rami Aruna Creative untuk Fesyen Berkelanjutan
Indonesia bukan hanya pasar. Indonesia adalah tempat di mana permainan hebat dibangun dengan pemain esports yang hebat.
Oleh karena itu saya berharap Coda akan mendukung inisiatif ini.
“Dalam waktu sangat singkat kita akan melihat bagaimana kita bisa menaklukkan dunia dengan permainan-permainan yang membuat semua orang lebih bahagia,” ujar Irene Umar di Grand Hyaat, Jakarta, Kamis (25/6).
Peluang Pertumbuhan bagi Pengembang Lokal
Kerja sama ini menyediakan akses yang lebih luas ke pasar internasional melalui jaringan Coda yang masif.
Pengembang gim lokal kini mendapatkan dukungan inkubasi yang terukur untuk meningkatkan nilai jual produk mereka.




