URBANCITY.CO.ID – Pasar mobil premium global memasuki babak baru. Hongqi, merek otomotif mewah milik FAW Group, tidak lagi sekadar menjadi simbol kendaraan resmi para pemimpin China. Kini, Hongqi tampil sebagai penantang serius bagi Rolls-Royce, Bentley, dan Mercedes-Benz melalui strategi yang menggabungkan kemewahan, identitas budaya, dan ekspansi global. Langkah ini membuka peluang baru bagi investor sekaligus mengubah preferensi konsumen urban yang menginginkan produk eksklusif dengan nilai budaya yang kuat.
CarsCoops melaporkan bahwa Hongqi semakin agresif memperluas portofolio kendaraan ultra-mewah di pasar domestik. Strategi tersebut memperlihatkan ambisi China untuk memperkuat posisi di industri otomotif premium yang selama ini didominasi produsen Eropa.
Hongqi Andalkan Budaya untuk Rebut Pasar Premium
Salah satu bukti keseriusan Hongqi terlihat melalui peluncuran Golden Sunflower Guoli pada Beijing Auto Show 2026. Sedan ultra-mewah ini dipasarkan sekitar 1,6 juta dolar AS (Rp28,8 miliar) sehingga langsung bersaing di segmen yang selama ini menjadi wilayah eksklusif Rolls-Royce dan Bentley.
Alih-alih mengedepankan performa mesin atau rekor kecepatan, Hongqi memilih menjadikan warisan budaya China sebagai nilai jual utama yang membedakannya dari para pesaing.
Ketua FAW, Qiu Xiandong, menyebut Golden Sunflower Guoli sebagai sebuah karya seni yang mencerminkan kepercayaan diri budaya China.
Konsep tersebut diwujudkan melalui pengerjaan interior yang sangat detail. Hongqi mengklaim seorang pengrajin membutuhkan lebih dari 1.200 jam untuk menyelesaikan sulaman kabin edisi khusus.




