URBANCITY.CO.ID — Tren green lifestyle di kawasan perkotaan kini menuntut pasokan energi yang makin bersih, stabil, dan berkelanjutan.
Menjawab kebutuhan masyarakat modern akan ekosistem ramah lingkungan, PT PLN Indonesia Power mempercepat ekspansi portofolio Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) guna menyukseskan target ambisius Program PLTS 100 GWp dalam tiga tahun ke depan.
Langkah ekspansif ini sekaligus membuka ruang kolaborasi investasi bernilai tinggi antara perseroan dan para mitra strategis global maupun domestik.
Lewat sinergi tersebut, PLN Indonesia Power memperluas bauran energi baru terbarukan (EBT) sekaligus memperkokoh fondasi kemandirian daya nasional.
Baca Juga: PLN EPI Percepat Ekosistem Biohidrogen, Buka Peluang Investasi Energi Hijau Indonesia
“PLN Indonesia Power berkomitmen mengambil peran strategis dalam mendukung percepatan Program PLTS 100 GWp melalui pengembangan portofolio energi surya yang andal, kompetitif, dan berkelanjutan,” ujar Direktur Utama PLN Indonesia Power, Bernadus Sudarmanta, kepada wartawan, Kamis (27/8/2026).
Portofolio EBT Buka Peluang Investasi Hijau
Perseroan langsung memacu empat mega proyek pembangkit surya berbasis darat dan terapung (floating solar) di lokasi strategis Pulau Jawa:
- PLTS Terapung Gajah Mungkur: 134,2 MWp
- PLTS Terapung Saguling: 92 MWp
- PLTS Pasuruan: 132 MWp
- PLTS Banyuwangi: 132 MWp
Baca Juga: Sokong Data Center Terbesar RI, PLN Pasok Listrik Jumbo 2×725 MVA di Cikarang
Kehadiran pembangkit modern ini memastikan suplai listrik hijau mengalir langsung ke pusat aktivitas bisnis, industri, serta hunian urban.




