URBANCITY.CO.ID – Masyarakat perkotaan modern menempatkan pendidikan tinggi dan penguasaan sains sebagai instrumen investasi strategis untuk meningkatkan daya saing karier di panggung dunia.
Menangkap aspirasi tersebut, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) bersama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) mematangkan skema penguatan dana riset dan ekspansi beasiswa global.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, memimpin pertemuan intensif bersama Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Utama LPDP, Yon Arsal, di Jakarta pada Kamis (17/9).
Langkah kolaboratif ini mempertegas komitmen pemerintah dalam mendongkrak alokasi modal riset kampus melalui koordinasi bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) hingga 2029 mendatang.
Baca Juga: Industri Hijau & Ekonomi Sirkular: Peluang Investasi Masa Depan
Sinergi ini membuka akses bagi para peneliti dan profesional muda untuk melahirkan inovasi bernilai tambah tinggi yang menopang kemajuan ekonomi berbasis pengetahuan.
“Penguatan riset dan pengembangan talenta perlu kita dorong bersama, agar investasi pendidikan dan penelitian dapat memberikan manfaat yang semakin besar bagi pengembangan kapasitas Indonesia,” ujar Menteri Brian.
Menembus Kampus Elite Dunia Demi Portofolio Karier Kelas Global
Para profesional urban kian memburu rekam jejak riset internasional dan jejaring akademik lintas batas demi menjawab disrupsi industri yang kian cepat.
Baca Juga: Investasi SDM Muda Jadi Kunci Daya Saing dan Tren Kepemimpinan Masa Depan




