Baca juga: Standar Bintang Lima Harga Kaki Lima: Tantangan Kepala BGN untuk Menu Makan Gratis
Modal Kuat Berkat Jam Terbang Sebagai Wakil Ketua
Selain persoalan karakter, penunjukan Nanik bukan merupakan perjudian buta bagi Istana. Faktor pengalaman nyata menjadi kartu as lainnya; Nanik tercatat sudah menghabiskan waktu beberapa bulan terakhir dengan mengemban amanah di posisi Wakil Kepala BGN.
Jam terbang tersebut membuat Nanik dianggap sudah khatam dan paham betul luar-dalam mengenai mekanisme kerja, peta birokrasi, serta berbagai tantangan pelik yang sedang membayangi lembaga tersebut.
“Beliau kan sudah beberapa saat terakhir, beberapa bulan mengemban amanah sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional. Sehingga, kita meyakini beliau sudah cukup waktu untuk memahami seluruh proses atau kegiatan yang berjalan di Badan Gizi Nasional,” tutur Prasetyo.
Fokus Benahi Internal, Pelantikan Digelar Pekan Depan
Berbekal kombinasi pengalaman dan ketegasan tersebut, pemerintah menaruh harapan besar di pundak Nanik.
Baca juga: BGN Bekukan Izin Satuan Pelayanan Pria Viral yang Joget di Dapur Makan Bergizi
Ia bersama dua wakil barunya dituntut untuk langsung tancap gas melakukan aksi bersih-bersih dan renovasi sistem di tubuh BGN agar menjadi lebih transparan dan akuntabel.
“Untuk kita minta ke beliau, yang kemudian dibantu oleh dua wakil yang baru, untuk sesegera mungkin melakukan perbaikan-perbaikan dan pembenahan-pembenahan,” tegasnya.
Prasetyo memastikan bahwa Nanik S. Deyang bersama duet Wakil Kepala BGN yang baru, Agustina Arumsari dan Mayor Jenderal Trenggono, akan segera dikukuhkan secara formal melalui prosesi pelantikan resmi dalam waktu dekat.




