Lonjakan Volume Tantang Kapasitas Armada Penyeberangan
Data operasional periode 30 Agustus–5 September 2026 mencatat pergerakan 43.327 unit kendaraan di Lintas Ketapang–Gilimanuk, atau melonjak 8 persen dibanding periode serupa tahun lalu.
Baca Juga: Urai Antrean Kendaraan di Padang Bai, ASDP Pangkas Waktu Sandar Kapal
Pada saat yang sama, operator mengerahkan 176 kapal yang melayani 1.210 trip—masing-masing mencatatkan penurunan 11 persen dan 21 persen secara tahunan.
Kombinasi penurunan kapasitas lintasan alternatif dan keterbatasan fleksibilitas truk pengangkut komoditas memperlebar jurang ketimpangan antara pasokan kapal dan permintaan penyeberangan.
Hambatan operasional Dermaga Bulusan serta proses revitalisasi fasilitas sandar yang sedang berlangsung makin memperketat ruang gerak armada di pelabuhan.
Infrastruktur Modern Siap Sambut Puncak Libur Akhir Tahun
Corporate Secretary ASDP Windy Andale membeberkan cetak biru pembenahan lintasan penyeberangan untuk menyambut lonjakan arus liburan Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (Nataru).
Baca Juga: Buru Diskon Arus Balik, ASDP Sebut Kuota Stimulus Tiket Ferry Masih Melimpah
“Yang kami lakukan bukan hanya mengurai antrean ketika kepadatan terjadi, tetapi juga menyiapkan solusi yang lebih fundamental agar lintasan memiliki kapasitas dan fleksibilitas yang semakin baik dalam menghadapi pertumbuhan permintaan ke depan,” jelas Windy.
ASDP menerapkan strategi stabilisasi cepat melalui pengaturan antrean kendaraan dan penguatan daya tampung kapal penyeberangan.




