URBANCITY.CO.ID — Arus digitalisasi kini mendefinisikan ulang lanskap gaya hidup dan perputaran ekonomi masyarakat urban.
Menjawab dinamika pasar modern di Kota Kembang, PT Bank Syariah Nasional (Bank BSN) meluncurkan Program Serbu Ekosistem pada Jumat (11/9/2026).
Langkah ekspansif ini menawarkan solusi transaksi terintegrasi yang mengakselerasi produktivitas harian nasabah sekaligus membuka ruang pertumbuhan nilai bisnis bagi para pelaku usaha lokal.
Perluasan ekosistem digital ini kian mempertegas proposisi Bank BSN sebagai mitra strategis dalam pengelolaan aset finansial perkotaan.
Baca Juga:Â Laba Bank BSN Melesat 40 Persen: Solusi Hunian Urban dan Investasi
Integrasi layanan perbankan syariah modern mempermudah konsumen menikmati kenyamanan transaksi cashless di berbagai ruang publik favorit, mulai dari pusat kuliner hingga gerai fesyen terkemuka.
Pertumbuhan Aset dan Fondasi Investasi yang Solid
Langkah agresif perseroan berdiri di atas fondasi fundamental yang kokoh, memberikan kepastian nilai serta keamanan bagi para pemangku kepentingan.
Hingga 31 Agustus 2026, Bank BSN membukukan total aset senilai Rp81,5 triliun, melonjak 20,75% secara tahunan (year-on-year).
Angka pertumbuhan yang impresif ini mengukuhkan posisi BSN sebagai bank syariah terbesar kedua di Indonesia dengan prospek investasi jangka panjang yang menjanjikan.
Akselerasi kinerja tersebut berbanding lurus dengan masifnya adopsi kanal digital perseroan. Aplikasi mobile banking Bale by Syariah telah memikat 238.897 pengguna aktif dengan catatan 3,29 juta transaksi senilai Rp6,57 triliun.




