BTN merajut kolaborasi solid untuk menjembatani kebijakan fiskal, pembiayaan, suplai pengembang, hingga kebutuhan riil masyarakat urban.
“Pencapaian BTN sebagai penyalur terbesar dalam akad massal ini merupakan hasil kerja bersama. Dukungan Danantara Indonesia dalam memperkuat kolaborasi antara pemerintah, BP Tapera, perbankan, pengembang, dan seluruh pelaku ekosistem turut meningkatkan kapasitas BTN dalam memperluas akses pembiayaan rumah bagi masyarakat,” ujar Nixon di Batang, Kamis (30/7).
Nixon menambahkan bahwa tingginya antusiasme puluhan ribu debitur membuktikan tingginya urgensi kepemilikan aset properti pertama yang terjangkau.
BTN mengoptimalkan layanan digital melalui platform balé Properti guna memudahkan pencarian lokasi, informasi harga, hingga simulasi cicilan secara transparan.
Baca Juga: Wajib Lewat PT Danantara, Airlangga Sebut Regulasi BUMN Ekspor Rampung 1 Juni
Realisasi nasional sendiri mencatatkan angka fantastis dengan penyaluran FLPP mencapai 118.756 unit senilai Rp14,76 triliun hingga akhir Juli 2026.
Solusi Finansial Menyeluruh dari Rantai Pasok hingga Konsumen
Keberhasilan program perumahan ini menopang berbagai kalangan profesi urban, mulai dari pengemudi ojek online, guru, tenaga medis, hingga pelaku usaha kecil mandiri.
Sutam Sapto Wibowo, seorang pengemudi ojek online asal Kabupaten Bantul, menikmati kemudahan cicilan ringan sekitar Rp1,05 juta per bulan berkat fasilitas pembiayaan BTN.
Baca Juga: Bahas Aturan Baru Ekspor SDA, Pemerintah dan DPR Setor Kendali ke Tangan Danantara




