Strategi kedua bergeser ke sektor domestik, yakni menjaga pasokan likuiditas agar tetap rigid di pasar uang dan perbankan nasional.
Menariknya, pengelolaan kas pemerintah di bank sentral kini akan diotak-atik dengan skema baru: BI bersedia memberikan imbalan bunga yang lebih tinggi kepada rekening pemerintah.
Baca juga: Menkeu Purbaya – BI Kompak Optimistis Rupiah Menguat Mulai Juli 2026
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa pun mengamini bahwa hilangnya ego sektoral antara istana dan bank sentral adalah obat paling mujarab untuk memulihkan psikologis pasar yang sempat guncang.
Purbaya meyakini, begitu pasar melihat bahwa kebijakan fiskal dan moneter berjalan seirama tanpa celah, sentimen positif terhadap fundamental rupiah akan kembali bersemi secara alami.
“Tentunya kalau kebijakannya sudah menyatu seperti itu, sinergi penuh, itu harusnya akan mengembalikan kepercayaan pasar ke nilai rupiah,” tutur Purbaya memungkasi konferensi pers. (*)




