Kalangan wirausaha perkotaan dapat menganalisis bahwa kurasi produk yang menarik.
Selain itu, pengalaman berbelanja yang interaktif menjadi kunci utama dalam memenangkan hati konsumen urban.
Perhelatan ini mencatatkan skor kepuasan (Net Promoter Score) yang sangat mengesankan pada kategori Excellent.
Buktinta, tingkat keinginan berkunjung kembali (repeat intention) mencapai 87,9 persen.
Baca juga:Â Program CBI Kemenperin Pacu Daya Saing IKM Fesyen dan Kriya
Angka partisipasi yang masif ini membuktikan bahwa konsep pasar ramah lingkungan mampu mendongkrak pengeluaran wisatawan (visitor spending).
Selain itu, memperpanjang durasi tinggal (length of stay) di kawasan pariwisata premium.
Visi Keberlanjutan dan Pertumbuhan Ekonomi
Pengelola kawasan berkomitmen untuk terus mengintegrasikan prinsip keberlanjutan, pemberdayaan UMKM, dan kualitas pengalaman wisatawan dalam setiap agenda promosi masa depan.
Para investor dan korporasi melihat ekosistem pariwisata Bali sebagai lahan subur untuk menanamkan modal pada sektor ekonomi kreatif yang berwawasan lingkungan.
Integrasi antara promosi digital, diversifikasi atraksi, dan penguatan rantai pasok lokal menjamin terciptanya efek ganda (multiplier effect) yang mensejahterakan masyarakat luas.
Baca juga:Â Kemenpar Gandeng BRI Jazz Gunung 2026 Poles Wisata Pegunungan Nasional
Komitmen strategis ini memperkokoh posisi The Nusa Dua sebagai destinasi unggulan kelas dunia yang memadukan pertumbuhan ekonomi dan pelestarian alam secara harmonis.
“Repeat intention sebesar 87,9% menjadi sinyal positif bagi kami bahwa pengalaman yang dihadirkan Eco Market memiliki daya tarik yang cukup kuat untuk membangun keterikatan pengunjung dengan Kawasan”.




