Proses kurasi dilakukan dengan melihat rekam jejak, komitmen, serta keaktifan mereka dalam membangun daerah masing-masing.
Selama satu pekan penuh, belasan peserta ini digembleng dengan menu pelatihan komprehensif. Mulai dari pemahaman dasar green tourism, literasi keuangan digital, strategi pemasaran, taktik fasilitasi partisipatif, hingga uji nyali lewat praktik mengajar (microteaching) dan simulasi riil di lapangan.
Tak berhenti di ruang kelas, performa para peserta selama pelatihan akan dievaluasi secara ketat oleh tim penguji.
Mentor-mentor dengan nilai tertinggi nantinya akan diterjunkan langsung dalam proyek Training of Beneficiaries (ToB) untuk mendampingi pelaku usaha mikro di garis depan destinasi wisata Indonesia. (*)




