<strong>URBANCITY.CO.ID - </strong>Pasangan ganda campuran Indonesia, Dejan Ferdinansyah dan Siti Fadia Silva Ramadhanti, gagal meraih gelar juara pada turnamen Thailand Masters 2025 setelah dikalahkan oleh pasangan Thailand, Dechapol Puavaranukroh/Supissara Paewsampran, di final yang berlangsung di Stadion Nimibutr, Bangkok, Minggu (2/2). <strong>Baca juga : <a href="https://urbancity.co.id/indonesia-berjaya-di-thailand-masters-2025-7-wakil-melaju-ke-semifinal-final-sesama-merah-putih-di-depan-mata/">Indonesia Berjaya di Thailand Masters 2025: 7 Wakil Melaju ke Semifinal, Final Sesama Merah Putih di Depan Mata</a></strong> Dejan/Fadia membuka gim pertama dengan apik, sempat unggul 10-6 dan menutup interval dengan keunggulan 11-8. Permainan solid mereka memberi tekanan pada ganda Thailand, namun Dechapol/Supissara tidak tinggal diam. Setelah sempat tertinggal jauh, pasangan tuan rumah berhasil menyamakan kedudukan di 18-18. Meski Dejan/Fadia sempat kembali memimpin 20-18, Dechapol/Supissara berhasil merebut gim pertama dengan skor 21-19 lewat smes keras dari Supissara. Di gim kedua, pertandingan berlangsung ketat, namun pasangan Thailand mulai menunjukkan dominasinya. Meski Dejan/Fadia mampu menyamakan skor beberapa kali, mereka akhirnya tertinggal 15-18 dan gagal mengejar keunggulan pasangan tuan rumah, yang menutup gim dengan kemenangan 21-17. <strong>Baca juga : <a href="https://urbancity.co.id/dukung-asta-cita-prabowo-lewat-pengembangan-sdm-bni-gali-potensi-atlet-muda-bulu-tangkis-indonesia/">Dukung Asta Cita Prabowo Lewat Pengembangan SDM, BNI Gali Potensi Atlet Muda Bulu Tangkis Indonesia</a></strong> Pada gim ketiga, Dejan/Fadia sempat unggul 3-0 di awal, namun kesalahan-kesalahan sendiri memberi peluang kepada Dechapol/Supissara untuk membalikkan keadaan. Skor 8-11 menandai interval, dan di paruh kedua gim, pasangan Thailand semakin tak terbendung. Dengan permainan agresif dan smes tajam dari Dechapol, mereka memastikan kemenangan dengan skor akhir 21-13.<!--nextpage--> Dengan hasil ini, Dejan/Fadia harus puas sebagai runner-up, meskipun mereka menunjukkan permainan yang solid sepanjang turnamen.