Penyerapan Kafein Lebih Cepat
Dokter sekaligus Editor Medis Utama WebMD, Brunilda Nazario, MD, menyebut kebiasaan minum kopi segera setelah bangun tidur memang cukup umum. Namun, tubuh menyerap kafein lebih cepat saat perut kosong. Akibatnya, efek kafein akan terasa jauh lebih kuat.
“Jika meminum kopi saat perut kosong, Anda mungkin akan merasakan efeknya lebih kuat,” kata Nazario, Minggu (24/5/2026).
Risiko Asam Lambung dan GERD
Andi menjelaskan bahwa minum kopi saat perut kosong memicu peningkatan asam lambung bagi individu sensitif. Kondisi ini membuat keluhan maag berisiko kambuh.
“Asam lambungnya bisa naik. Sakit maag juga bisa kambuh,” kata dia.
Bahkan, orang tanpa riwayat gangguan lambung pun berpotensi merasakan dampak tersebut. Karena itu, Andi menyarankan konsumsi kopi dalam jumlah wajar. Nazario pun sependapat mengenai risiko ini. Kafein terbukti meningkatkan produksi asam lambung secara signifikan.
Penderita maag atau penyakit refluks asam lambung (GERD) berisiko mengalami keluhan berat jika minum kopi sebelum makan. Selain itu, kebiasaan ini bisa memicu jantung berdebar, gelisah, sakit kepala, hingga mual.
Nazario menegaskan bahwa setiap orang tidak selalu mengalami gangguan yang sama. Beberapa orang mungkin merasa baik-baik saja, namun yang lain langsung merasakan gangguan pencernaan.
Sebagai penutup, Andi tetap menyarankan seseorang untuk makan makanan kecil sebelum minum kopi. “Apalagi kalau punya riwayat maag harus lebih hati-hati. Konsumsinya juga dalam jumlah moderat, tahu batasan diri masing-masing, dan kenali kalau tubuh sudah memberi sinyal bahwa kopi itu tidak lagi cocok,” pungkasnya.




