URBANCIY.CO.ID – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengeluarkan pernyataan optimistis mengenai tensi militer di Timur Tengah. Trump mengklaim bahwa konfrontasi bersenjata antara Amerika Serikat yang dibantu Israel melawan Iran akan segera menemui titik akhir dalam waktu dekat.
“Saya rasa ini sudah hampir berakhir, ya. Saya menganggapnya sudah sangat dekat dengan akhir,” ungkap Trump dalam wawancaranya bersama Fox Business, Rabu, 15 April 2026.
Pernyataan ini muncul menjelang babak baru meja perundingan antara Washington dan Teheran yang dijadwalkan kembali digelar pada Kamis, 16 April 2026. Sebelumnya, kedua belah pihak telah melakukan pembicaraan awal di Pakistan pada akhir pekan lalu.
Blokade Laut dan Posisi Pasukan AS
Meski menggembar-gemborkan perdamaian, langkah militer Trump di lapangan justru menunjukkan tekanan yang kontras. Pada Senin, 13 April 2026, Trump resmi memberlakukan blokade angkatan laut terhadap seluruh kapal yang keluar-masuk dari pelabuhan Iran. Langkah ini diambil sebagai eskalasi strategis setelah AS sempat setuju menghentikan serangan udara ke wilayah Iran pekan sebelumnya.
Baca Juga : 10 Tuntutan Iran yang Disepakati Donald Trump dalam Gencatan Senjata 2 Pekan
Trump juga menegaskan bahwa berakhirnya perang bukan berarti penarikan mundur militer AS dari kawasan Teluk. Ia bersikeras tetap menyiagakan personelnya guna memastikan stabilitas kawasan sesuai standar Washington.
“Jika saya menarik pasukan sekarang juga, mereka akan membutuhkan waktu 20 tahun untuk membangun kembali negara itu. Dan kami belum selesai,” kata Trump. Ia menambahkan dengan nada penuh percaya diri, “Kita lihat saja nanti. Saya rasa mereka sangat ingin mencapai kesepakatan.”




