Mengenal Karakter Erupsi Tipe Strombolian
Sementara itu, Kepala BMKG Teuku Faisal menjelaskan pemicu utama letusan strombolian di kawah aktif tersebut. Menurutnya, letusan ini muncul akibat dorongan magma cair dengan tekanan gas berskala sedang.
“Untuk letusan Gunung Anak Krakatau, erupsinya berjenis strombolian akibat magma cair dengan tekanan gas sedang. Jadi, terjadi letusan-letusan kecil yang berulang secara teratur,” ujarnya.
Kendati demikian, Faisal menyebut kekuatan letusan strombolian relatif ringan jika bersanding dengan tipe letusan eksplosif. Namun, kawah tetap melontarkan berbagai material pijar secara berulang kali dalam kurun waktu yang lama.
“Letusan tersebut memunculkan kembang api lava, bom vulkanik, dan lapili ke udara,” ujarnya.
Alhasil, otoritas gabungan terus memperketat pengawasan pergerakan magma sejak beberapa waktu lalu. Sebagai catatan, PVMBG telah menetapkan status Level III gunung api ini sejak 2 Juli 2026.




