Fase Kedua: 2024–2027
Kerja sama antara Kemenpar dan Swisscontact sejatinya telah dirintis sejak 2018. Saat ini, kolaborasi tersebut memasuki fase kedua yang dijadwalkan berlangsung hingga 2027.
Baca Juga: Kontribusi PDB Pariwisata 4,67 Persen, Kemenpar dan BPS Percepat Pemutakhiran Data
Pada fase ini, pemerintah menekankan pentingnya institusionalisasi program agar keberlanjutan hasil kerja sama tetap terjaga dalam jangka panjang.
Martini menambahkan bahwa komitmen kolektif dari seluruh jajaran pimpinan Poltekpar menjadi kunci transformasi pendidikan vokasi pariwisata yang lebih inovatif dan berorientasi pada dampak.
“Langkah ini penting untuk mempercepat pengembangan SDM unggul yang mampu mendukung pariwisata Indonesia yang berkelanjutan dan berdaya saing global,” katanya.
Melalui sinergi antara pemerintah dan mitra pembangunan internasional, Kemenpar optimistis talenta-talenta muda yang lahir dari rahim Poltekpar akan menjadi motor penggerak utama dalam meningkatkan daya saing sektor pariwisata nasional di kancah internasional. (*)




