Skenario isolasi mandiri yang diterapkan tim tanggap darurat terbukti ampuh. Terhitung sejak pukul 18.15 WIB, kebocoran gas dari pipa tersebut dilaporkan telah berhasil ditangani dan disumbat dengan aman.
Baca juga:Â Ramadan 1447 H: Pertagas Salurkan Santunan ke 39 Yayasan Yatim di 19 Kota
Pertagas juga langsung mengambil keputusan untuk melakukan penghentian sementara aliran gas sebagai langkah taktis untuk mengisolasi titik kebocoran, sekaligus mencegah timbulnya risiko ledakan atau kebakaran lanjutan.
Memasuki Fase Pemulihan Intensif
Setelah keran gas ditutup dan situasi dinyatakan kondusif, tahapan berikutnya yang akan diambil oleh perusahaan adalah melakukan upaya pemulihan (recovery) infrastruktur secara intensif. Pembenahan jaringan pipa yang rusak akan dikebut agar pasokan energi tidak terganggu dalam waktu lama.
Sementara itu, kondisi riil di lokasi kejadian dipastikan bakal terus dipantau secara berkala dan berkelanjutan. Manajemen Pertagas menegaskan tidak akan berkompromi dengan standar keselamatan kerja dalam proses perbaikan ini.
“Prioritas utama kami adalah keselamatan masyarakat dan seluruh personil yang melakukan pekerjaan,” tulis manajemen dalam pernyataan resminya.
Investigasi lebih mendalam mengenai kronologi gesekan proyek pipa BBM hingga menjebol pipa gas Pertamina EP ini dipastikan bakal tetap berjalan sebagai bahan evaluasi keselamatan kerja ke depan. (*)




