URBANCITY.CO.ID – Masyarakat urban modern memandang evaluasi akademik bukan sekadar syarat kelulusan formal, melainkan instrumen investasi strategis untuk mengukur kesiapan anak menembus perguruan tinggi dan karier masa depan.
Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Atip Latipulhayat, meninjau langsung penutupan Tes Kemampuan Akademik (TKA) di SMA Negeri 1 Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali, Kamis (5/11).
Kehadiran pimpinan kementerian ini menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga standar mutu pengujian yang kredibel, objektif, dan akuntabel di kawasan penyangga pariwisata internasional.
Wamen Atip mengapresiasi kesiapan infrastruktur sekolah dan kedisiplinan para siswa yang berhasil menuntaskan seluruh tahapan asesmen tanpa pelanggaran integritas.
Baca Juga: BRIN Kembangkan Teknologi Nuklir & AI: Investasi Masa Depan
Kemendikdasmen mencatat stabilitas jaringan listrik dan keandalan perangkat digital sebagai fokus evaluasi teknis prioritas demi menjamin kenyamanan ujian digital pada periode mendatang.
“Alhamdulillah secara umum pelaksanaan berlangsung dengan baik, tidak ada kendala yang berarti dan tidak ada pelanggaran,” ujar Atip setelah meninjau langsung pelaksanaan TKA dan berdialog dengan pihak sekolah serta peserta didik.
Evaluasi Matematika Jadi Fondasi Peningkatan Logika Kritis Siswa
Dialog interaktif dengan murid menyingkap fakta bahwa mata pelajaran Matematika masih menjadi tantangan akademis paling berat bagi siswa sekolah menengah.
Pemerintah memanfaatkan umpan balik langsung ini untuk menyempurnakan kurikulum logika sains dan merombak metode pedagogi agar lebih aplikatif dengan dinamika zaman.




