Baca Juga: Industri Hijau & Ekonomi Sirkular: Peluang Investasi Masa Depan
“Kita berharap ini menjadi masukan dan bahan evaluasi bagi kita untuk melakukan perbaikan ke depan, terutama pada mata pelajaran yang hasilnya belum menggembirakan,” tambahnya.
Wamen Atip mendorong generasi muda perkotaan membangun keunggulan spesifik (niche skill) agar memiliki daya tawar tinggi di pasar tenaga kerja global yang semakin terotomatisasi.
Penguasaan sains dasar, keahlian digital, dan kemahiran berbahasa asing menjadi portofolio kompetensi wajib bagi siswa urban yang membidik karier profesional di kancah internasional.
Manajemen Sekolah Modern Matangkan Strategi Ujian Tanpa Stres
Manajemen SMAN 1 Kuta Selatan menerapkan standardisasi ruang ujian yang kondusif dengan membatasi 11 murid per kelas untuk menjaga fokus dan ketenangan psikologis siswa.
Baca Juga: Investasi Masa Depan: Kemdiktisaintek dan LPDP Pacu Riset Global serta Talenta Unggul
Kepala SMA Negeri 1 Kuta Selatan, Luh Made Sri Yuniati, mengoordinasikan 263 peserta ujian ke dalam dua gelombang dengan masing-masing tiga sesi harian yang tertata rapi.
“Saya sangat bangga, antusias anak-anak sangat luar biasa untuk mengikuti TKA ini. Ini terbukti seluruh siswa dapat mengikuti dengan baik,” ungkap Luh Made.
Pihak sekolah mengintegrasikan pemantapan materi pilihan dua kali sepekan dan memetakan minat karier siswa sejak kelas X guna memastikan kesiapan akademik berjalan selaras dengan rencana kuliah.
Pola pendampingan berkelanjutan ini memangkas kecemasan mental remaja kota serta melatih ketahanan menghadapi asesmen terstandarisasi.




