URBANCITY.CO.ID – Masyarakat urban modern memandang ketersediaan infrastruktur pendidikan yang prima sebagai investasi sosial paling strategis untuk mendongkrak daya saing generasi muda.
Kualitas ruang kelas dan kepastian karier tenaga pendidik berbanding lurus dengan pembentukan karakter unggul peserta didik di daerah penyangga ekonomi.
Menjawab kebutuhan tersebut, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Fajar Riza Ul Haq, meresmikan langsung program Revitalisasi Satuan Pendidikan se-Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur (OKU Timur) di SMP Negeri 1 Belitang Madang Raya, Sumatra Selatan, Jumat (6/11).
Kegiatan sarasehan interaktif yang menghimpun 500 pendidik ini memposisikan OKU Timur sebagai episentrum penerima alokasi bantuan fisik terbesar di Provinsi Sumatra Selatan.
Baca Juga: Tiga Kampus Indonesia Raih QS Asia 2027 Perkuat Investasi Pendidikan Global
Sebanyak 145 satuan pendidikan mengantongi kucuran anggaran senilai Rp116 miliar pada tahun anggaran 2026 untuk merampungkan renovasi gedung hingga tuntas seratus persen.
Wamen Fajar menegaskan urgensi pemeliharaan aset fisik agar gedung sekolah mampu memberikan manfaat fungsional berkesinambungan bagi anak didik.
“Membangun itu susah. Lebih susah lagi sebenarnya adalah merawatnya karena butuh kesabaran,” ujarnya.
Wamen Fajar mengarahkan manajemen sekolah memaksimalkan dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) untuk menangani pemeliharaan minor sedini mungkin.
Langkah preventif ini memperpanjang usia pakai gedung dan menjamin proses transfer ilmu tetap berlangsung kondusif.




