iPhone 16 Belum Boleh Diperdagangkan, Tapi 9.000 Unit Sudah Masuk ke Indonesia

ILustrasi iPhone 16. (Dok. Apple)

URBANCITY.CO.ID – Kementerian Perindustrian terus berupaya mengendalikan impor telepon seluler (ponsel), guna menhttps://urbancity.co.id/wp-content/uploads/2019/10/Post-1.pngg investasi dan inovasi produk elektronik dalam negeri.

Investasi dan inovasi itu penting mengingat pasar Indonesia yang besar, dengan jumlah ponsel aktif mencapai 354 juta perangkat atau melebihi jumlah penduduk (BPS, 2023).

Berkaitan dengan itu, Kemenperin memantau isu peredaran iPhone 16 di Indonesia, karena Kemenperin belum mengeluarkan sertifikat TKDN (Tingkat Kandungan Dalam Negeri) ponsel terbaru keluaran Apple itu. Karena itu belum boleh diperdagangkan di Indonesia.

Namun demikian, Kemenperin menyatakan, iPhone 16 bawaan penumpang, awak pesawat atau kapal laut, atau didatangkan melalui pos dari luar negeri, serta tidak diperjualbelikan, boleh masuk ke Indonesia.

“Menambahkan pernyataan Menteri Perindustrian sebelumnya, iPhone 16 yang masuk dengan dibawa penumpang dan membayar pajak, boleh masuk ke Indonesia, tapi tidak boleh diperjualbelikan, terbatas untuk pemakaian pribadi,” kata Juru Bicara Kemenperin Febri Hendri Antoni Arif di Jakarta, Jumat (25/10/2024).

Febri menjelaskan, iPhone 16 masuk kategori barang postel yang boleh masuk Indonesia melalui Ditjen Bea dan Cukai berdasarkan Pasal 35 PP No 46/2021 tentang Pos, Telekomunikasi, dan Penyiaran. “Kendati demikian, jumlah yang dibawa tidak boleh lebih dari dua unit per penumpang,” ujarnya.

PP itu juga menyebutkan, barang bawaan dan yang dikirim melalui penyelenggara pos, dan digunakan untuk keperluan sendiri, tidak diperdagangkan dan/atau tidak untuk tujuan komersial, dikecualikan dari kewajiban memenuhi standar teknis termasuk TKDN 35 persen.

Related Posts

Add New Playlist

404 Not Found

404

Not Found

The resource requested could not be found on this server!


Proudly powered by LiteSpeed Web Server

Please be advised that LiteSpeed Technologies Inc. is not a web hosting company and, as such, has no control over content found on this site.