The Solitaire menjadi bagian penting dalam pengembangan ekosistem health and wellness di kawasan The Sanur.
“Kehadiran layanan plastic surgery dan aesthetic medicine berstandar internasional ini tidak hanya memperkuat daya saing Indonesia di sektor medical tourism, tetapi juga menghadirkan pengalaman layanan kesehatan yang terintegrasi dalam satu destinasi,” jelas Christine Hutabarat.
Baca Juga: Dukung KEK Sanur, BNI Teken Kredit Untuk Revitalisasi Hotel
Optimisme serupa diutarakan oleh CEO The Solitaire, Rudy Surjanto. Mengingat pesatnya pertumbuhan industri pariwisata kesehatan di Asia Tenggara, ia yakin pasar domestik tidak perlu lagi terbang ke Seoul atau Sao Paulo demi mendapatkan hasil penanganan estetika yang natural dan aman.
“Kami optimistis Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi destinasi utama medical aesthetics di Asia,” pungkas Rudy Surjanto. (*)




