URBANCITY.CO.ID – Kementerian Perindustrian mempercepat pengembangan ekosistem Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) nasional. Rantai pasok.
Merangkul para pelaku industri kecil dan menengah (IKM) adalah salah satu upayanya.
Pemerintah menyuntikkan para pengrajin logam dan produsen suku cadang lokal ini langsung ke dalam jaringan rantai pasok pabrikan otomotif raksasa.
Langkah taktis ini bertujuan mendongkrak persentase kandungan lokal, memperlancar agenda transisi energi bersih, serta membentengi struktur manufaktur domestik agar memiliki daya saing tinggi.
Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, memperingatkan bahwa proyek masa depan ini tidak boleh hanya menjadi ladang monopoli para investor asing pemilik modal raksasa.
Baca juga: IKM Otomotif Protes Rencana Impor Kendaraan KDKMP: Kami Mampu Pasok Dalam Negeri
Pemerintah mewajibkan korporasi besar membuka pintu komersial selebar-lebarnya bagi bengkel-bengkel binaan di daerah.
Pengembangan ekosistem kendaraan listrik nasional harus mampu memberikan manfaat yang luas bagi industri dalam negeri.
“Karena itu, kami terus memperkuat kemitraan antara IKM komponen otomotif dengan pelaku industri kendaraan listrik,” ujar Agus Gumiwang, dikutip Jum’at (12/6).
agar semakin banyak produk dan komponen lokal yang dapat terserap dalam proses produksi kendaraan listrik di Indonesia
Melipatgandakan Penjualan Mobil Setrum Hingga Sembilan Puluh Persen
Agus menilai ledakan populasi kendaraan ramah lingkungan di jalanan kota besar menuntut kesiapan pasokan suku cadang dari dalam negeri.




