Baca juga:Â Ritual Keselamatan di Kilang Bontang: 38 Tahun Badak LNG Menjaga Keandalan
Keunggulan operasional kilang juga terlihat dari angka ketersediaan (availability) sebesar 99,77 persen, angka yang melampaui rata-rata global di level 95,18 persen.
Selama ini fokus perseroan pada produksi utama LNG sebanyak 7,12 juta meter kubik dan LPG sebesar 197,49 ribu meter kubik.
Selain itu, perusahaan juga merambah bisnis jasa Conceptual Study dan pre-FEED untuk proyek strategis di lingkungan Pertamina Hulu Energi.
Kolaborasi lintas entitas dengan berbagai anak usaha Pertamina lainnya turut memperkuat ekosistem bisnis perusahaan yang semakin terpadu.
Meraih PROPER Emas dan Mendorong Pembangunan Ekonomi Lokal
Komitmen Badak LNG terhadap kelestarian lingkungan mendapatkan pengakuan nasional berupa penghargaan PROPER Emas dari Kementerian Lingkungan Hidup selama 15 tahun berturut-turut.
Baca juga:Â Petrosea Jual Seluruh Saham SSIA, Imbas Rapor Merah dan Beban Utang Surya Semesta
Tidak hanya mengejar target produksi, perusahaan juga mengalokasikan dana Community Involvement and Development (CID) sebesar Rp6,39 miliar sepanjang tahun 2025.
Program ini menyasar sektor krusial masyarakat mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga infrastruktur di area operasional perusahaan.
President Director & CEO Badak LNG, Achmad Khoiruddin, menyatakan bahwa seluruh insan perusahaan telah bekerja keras menjaga integritas operasi di tengah dinamika industri energi global hingga membuahkan hasil pencapaian ini.




