Keberhasilan program ini tercermin dari kisah inspiratif Jofan Firdaus sebagai mitra pengemudi serta Tsara Nafisa selaku pedagang kelontong.
Mereka sukses mewujudkan kepemilikan hunian impian.
Kalangan investor perkotaan dapat melihat bahwa pertumbuhan sektor properti subsidi ini menciptakan stabilitas ekonomi kerakyatan yang sangat tangguh.
Bank BSN mengandalkan ekosistem kemitraan bersama ribuan developer dan notaris untuk memastikan setiap proses administrasi berjalan cepat dan efisien.
Baca juga: Kuasai 84 Persen Pasar Syariah, Menteri PKP Apresiasi Kinerja KPR Subsidi BSN
“Dua sosok nasabah kami, Saudara Jofan Firdaus dan Saudari Tsara Nafisa, membuktikan secara nyata bahwa kesempatan memiliki rumah harus terbuka bagi berbagai profesi”.
“Baik pengemudi ojek online maupun pedagang kelontong, semuanya memiliki harapan dan kesempatan yang sama untuk memperoleh hunian yang layak melalui fasilitas BSN,” ucapnya.
Pertumbuhan Target dan Market Share
Bank BSN mencatatkan rekam jejak gemilang dengan menguasai sekitar 24 persen pangsa pasar KPR subsidi nasional per Juli 2026.
Selain itu, menargetkan total penyaluran hingga 69.636 unit rumah.
Manajemen perusahaan mengoptimalkan kualitas layanan serta memperluas jaringan kantor cabang di berbagai daerah.
Tujaunnya jelas, untuk mengakomodasi tingginya permintaan pasar properti residensial.
Para perencana keuangan menilai bahwa momentum ini menjadi peluang emas bagi masyarakat urban untuk mengamankan aset bernilai tinggi dengan cicilan yang sangat terjangkau.




