URBANCITY.CO.ID – PT Pertamina International Shipping (PIS) kian agresif menancapkan kukunya di pasar maritim internasional.
Meski melayani rute lintas benua, anak usaha PT Pertamina (Persero) ini tetap mengandalkan talenta lokal sebagai motor penggerak operasionalnya. Tercatat, sebanyak 4.090 pelaut Indonesia kini menjadi tulang punggung di armada Pertamina Group.
Data terbaru menunjukkan bahwa komposisi kru di atas kapal Pertamina didominasi oleh warga negara Indonesia (WNI) hingga mencapai 94 persen. Sementara itu, tenaga kerja asing hanya berkisar 278 orang atau sekitar 6 persen dari total awak kapal.
Pjs. Corporate Secretary PIS, Vega Pita, menjelaskan bahwa dominasi pelaut domestik ini merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk memperkuat daya saing sekaligus membuktikan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia di kancah dunia.
Baca Juga: Kilang Pertamina Internasional Targetkan Dekarbonisasi 430 Ribu Ton CO2
“Ini menjadi bagian dari strategi kami dalam memperkuat daya saing perusahaan sekaligus meningkatkan peran Indonesia dalam industri maritim dunia. Dalam operasionalnya, kapal Pertamina faktanya masih didominasi oleh pelaut Indonesia hingga 94%,” ujar Vega Pita, Senin, 20 April 2026.
Ekspansi Kapal Gamsunoro di Pasar Dunia
Salah satu bukti nyata ekspansi global PIS adalah operasional Kapal Gamsunoro. Kapal milik PIS ini rutin melayani jalur perdagangan di Asia, Eropa, Amerika, hingga Afrika.
Dalam operasinya, PIS kerap bekerja sama dengan penyewa pihak ketiga dan manajemen kapal internasional—sebuah praktik lazim di industri pelayaran global untuk mengerek kapasitas perusahaan.




