Saat ini, Kapal Gamsunoro sedang disewa oleh pihak ketiga. Meski dikelola dalam skema sewa, operasional dan perekrutan awak kapal tetap merujuk pada regulasi internasional serta standar keselamatan yang sangat ketat.
Baca Juga: Pertamina Perkuat Mitigasi Konflik Timur Tengah, Pastikan Stok BBM dan LPG Nasional Aman
Motor Devisa Negara
Sebagai Sub Holding yang fokus pada logistik maritim, PIS mematok target pertumbuhan pendapatan dari pasar luar negeri sebagai motor pendulang devisa negara.
Transformasi bisnis ini mengharuskan PIS untuk kompetitif, namun tetap menjaga komitmen pengembangan kompetensi pelaut nasional.
Pertamina Group menegaskan bahwa keterlibatan ribuan pelaut lokal di rute internasional bukan sekadar angka, melainkan upaya transfer teknologi dan pengalaman agar pelaut Indonesia mampu beradaptasi dengan standar operasional global.
Dengan jangkauan yang semakin luas, PIS optimis dapat terus meningkatkan nilai tambah perusahaan di pasar internasional tanpa meninggalkan akar identitasnya sebagai perusahaan nasional yang mengedepankan talenta dalam negeri. (*)






