Baca Juga:Â Manfaatkan Lokasi Strategis, AgenBRILink Koperasi Desa Merah Putih Ini Berhasil Hidupkan Ekonomi Desa
Menteri Koperasi Ferry Juliantono menambahkan bahwa peluncuran 1.061 unit ini merupakan fase pembuka dari total 9.200 unit bangunan yang sebetulnya telah rampung 100 persen secara fisik di seluruh tanah air. Kemenkop kini membidik target yang lebih agresif untuk gelombang ekspansi berikutnya.
“Nanti di bulan Agustus (2026), meskipun Bapak Presiden tadi menyampaikan akan diresmikan lagi 20.000 KDKMP, tapi kami akan berusaha maksimal untuk lebih dari pada yang ditargetkan oleh Bapak Presiden,” jelas Menkop Ferry.
Fungsi Offtaker dan Siasat Lahan Vertikal
KDKMP yang telah aktif beroperasi diwajibkan mengemban peran ganda. Pertama, bertindak sebagai offtaker (penyerap) hasil panen sektor pertanian, perkebunan, perikanan, hingga produk UMKM kuliner warga setempat.
Kedua, menjadi garda depan penyaluran bahan pokok (sembako) serta barang-barang bersubsidi dari pemerintah.
Baca Juga:Â Ekonomi di Level Grassroot, BRI Salurkan Pembiayaan Kepada UMKM Senilai Rp1.137,84 Triliun
Menjawab kendala keterbatasan lahan di beberapa wilayah kelurahan atau padat penduduk yang kurang dari batas minimal 1.000 meter persegi, Kemenkop tengah mengkaji opsi arsitektur gerai vertikal. Proyek pemodelan tata ruang ini rencananya akan diserahkan kepada PT Agrinas Pangan Nusantara.
Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, menyatakan kesiapan infrastruktur dan rantai pasok perusahaannya untuk mengejar target operasional lanjutan.






