Spesialisasi Dermaga: Kantongi Izin ‘Dedicated Terminal’
General Manager Pelindo Regional 2 Banten, Benny Ariadi, menegaskan bahwa penerapan terminalisasi di wilayah kerja Banten—yang mencakup Pelabuhan Ciwandan, IKPP, hingga Pelabuhan Bojonegara—merupakan saringan strategis untuk mengelompokkan layanan berdasarkan karakteristik komoditas.
Saat ini, Pelabuhan Ciwandan telah resmi mengantongi izin Dedicated Terminal curah cair di Dermaga 04 serta izin Dedicated Terminal curah kering di Dermaga 02.
Baca Juga: PTP Nonpetikemas Cetak SDM Unggul Lewat Program HiPo Batch II untuk Perkuat Layanan Pelabuhan
Benny Ariadi menegaskan, terminalisasi bukan sekadar penataan administratif, tetapi upaya menghadirkan pola layanan yang lebih spesifik dan profesional agar aktivitas logistik semakin efisien, terukur, dan transparan.
“Saat ini Pelabuhan Ciwandan telah memiliki izin terminalisasi curah cair dan terus dikembangkan untuk memperkuat posisi Banten sebagai pusat logistik nasional,” tegasnya.
Sibuk Bongkar Muat Empat Kapal Komoditas Strategis
Sebagai bukti nyata tingginya produktivitas, sepanjang pekan ini (mulai 19 Mei 2026), PTP Nonpetikemas Cabang Banten tengah mengawal aktivitas bongkar muat intensif dari empat kapal pengangkut bahan baku industri vital nasional:
- MT SUCCESS VICTORY XXXIV (PT Indorama Petrochemicals): Bersandar di Dermaga 05A2, menangani komoditas kimia paraxylene curah cair.
- KM SARANA LINTAS UTAMA (PT Subur Mega Perkasa): Bersandar di Dermaga 05B, membongkar komoditas pakan jagung curah kering.
- MV SSI DARING II (PT Cerestar Flour Mills): Berada di Dermaga 05C untuk mengurai pasokan gandum curah kering bahan pangan.
- TB ANUGRAH 17 – BG SENTOSA JAYA 2307 (PT Pilar Anugerah Stevedoring): Bersandar di Dermaga 07, mengangkut komoditas industri carbon jumbo sack.
Baca Juga: Logistik Lebaran Aman: Operasional PTP Nonpetikemas Tanjung Priok Tetap Normal






