Baca Juga: Bingung Cari Buyer Luar Negeri? Kemendag Siapkan Pendampingan Ekspor dan Desain bagi UMKM
“Kami harapkan sinergi para pemangku kepentingan untuk bersama-sama merancang rencana aksi implementasi revisi Permendag Nomor 31 Tahun 2023,” kata Mendag Budi Santoso.
“Kami ingin produk lokal maju. Kalau produk lokal maju dan produknya bagus, kita jadi bisa mengendalikan impor. Sistem kita harus mendukung produk-produk lokal.”
Apresiasi dari Pelaku UMKM Lokal
Kesempatan langka ini disambut antusias oleh para pemilik merek lokal. CEO Hody.id, Mira Nur Gandaniati, mengaku lega bisa mengutarakan keresahannya secara langsung di depan pembuat kebijakan dan pengelola aplikasi.
“Saya senang penjual bisa mengungkapkan semua opininya. Lokapasar pun dapat mendengar langsung masukan dari kami dan Pak Menteri hadir sebagai fasilitator,” ungkap Mira.
Baca Juga: Bingung Cari Buyer Luar Negeri? Kemendag Siapkan Pendampingan Ekspor dan Desain bagi UMKM
Senada dengan Mira, pendiri Imago Raw Honey, Henry Hidayat, dan Founder Jakarta Candle, Yulianah, menaruh harapan besar pada revisi aturan ini.
Mereka berharap regulasi baru nanti bisa menjadi jalan tengah yang menguntungkan dan membantu UMKM kecil untuk merajai pasar domestik.
“Harapannya, pertemuan dapat menghasilkan win-win solution yang ditengahi pemerintah melalui regulasi. Kami harapkan pertemuan ini dapat menghasilkan strategi agar merek lokal bisa merajai pasar domestik,” tutur Henry.
Respons dan Komitmen Evaluasi dari Raksasa Platform
Mendengar langsung “curhatan” para mitranya, perwakilan dari platform besar seperti Shopee, Tokopedia, hingga TikTok tidak tinggal diam.




