Memperkuat Sinergi Internasional Pengelolaan Arsip Global
Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Mego Pinandito, mengapresiasi dukungan penuh kementerian dalam mempertemukan berbagai institusi arsip dunia.
ANRI terus memperkuat kemitraan strategis dengan perguruan tinggi dan komunitas teknologi guna memodernisasi infrastruktur penyimpanan memori bangsa.
Pengelolaan arsip berstandar internasional memposisikan Indonesia sebagai pusat studi budaya maritim terdepan di kawasan.
Baca Juga: Transformasi Batik Urban: Dari Simbol Budaya Jadi Peluang Investasi Fesyen
“Pelestarian warisan dokumenter merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan solidaritas, kolaborasi profesional, dan komitmen kuat dari seluruh pemangku kepentingan. Kami berharap diskusi dan pertukaran pengetahuan selama pertemuan ini dapat berkembang menjadi kerja sama yang konkret dan berkelanjutan, sehingga warisan dokumenter tetap dapat diakses, bermakna, dan relevan bagi generasi mendatang,” ucap Mego Pinandito.
Chairperson MOWCAP, Kim Kwibae, memuji kesuksesan delegasi Indonesia dalam memfasilitasi dialog konstruktif antarnegara anggota.
Kolaborasi kawasan ini menjamin pelindungan data sejarah dari risiko bencana alam maupun kerusakan fisik akibat perubahan iklim.
Pendekatan terpadu ini memperkokoh ketahanan identitas sosial masyarakat di tengah pesatnya modernisasi perkotaan.
“Pertemuan ini menjadi momentum bersejarah bagi MOWCAP karena mempertemukan para delegasi dan ahli dari berbagai negara untuk merayakan kekayaan warisan dokumenter kawasan Asia Pasifik. Warisan dokumenter bukan sekadar peninggalan masa lalu, melainkan sumber pembelajaran yang dapat membantu masyarakat memahami ketahanan, menghadapi tantangan, dan membangun masa depan bersama,” ungkap Kim.




