URBANCITY,CO.ID – Gelombang budaya pop Korea Selatan membuktikan keberhasilan kapitalisasi warisan tradisi menjadi industri kreatif bernilai ekonomi raksasa bagi masyarakat perkotaan.
Konsumsi gaya hidup urban modern kini sangat lekat dengan produk hiburan, fesyen, hingga estetika yang lahir dari manajemen konten Negeri Ginseng tersebut.
Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, menangkap peluang akselerasi ini saat menerima audiensi Wakil Gubernur Urusan Administrasi Gyeongsangbuk-do, Korea Selatan, Hwang Myeong Seok, di Gedung Kementerian Kebudayaan, Jakarta, Jumat (6/11/2026).
Pemerintah membidik transfer pengetahuan tata kelola industri hiburan dan pelestarian sejarah dari salah satu episentrum kebudayaan terkuat di Asia Timur tersebut.
Baca Juga:Â Menteri Ekraf dan ICCN Pacu Investasi Kreatif Daerah Menuju Pasar Global
Kolaborasi strategis ini membuka jalan lebar bagi monetisasi kekayaan narasi lokal Indonesia agar mampu menembus selera pasar internasional.
Sinergi ini juga memperkuat daya saing para pelaku industri kreatif dalam negeri melalui adopsi ekosistem manajemen IP berstandar global.
“Belajar dari Korea Selatan dalam pengembangan budaya pop. Mereka telah mempersiapkannya selama puluhan tahun hingga kini menjadi pioneer dan leader di dunia industri kreatif global. Melalui kerja sama ini, Kementerian Kebudayaan siap menjembatani kolaborasi konkret di berbagai bidang, mulai dari pemajuan seni hingga pelestarian warisan budaya (heritage preservation),” ungkap Menteri Kebudayaan, Fadli Zon.




