Baca Juga:Â IDE.IND Banten 2026: Akselerasi Investasi dan Pasar Jenama Lokal Urban
Membangun Kolaborasi Lintas Tokoh Perkuat Ekosistem Budaya
Agenda prestisius ini mempertemukan tokoh-tokoh penting lintas generasi, mulai dari Mendikbud periode 1993–1998 Wardiman Djojonegoro, Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno, Anggota DPD RI Dailami Firdaus, Kepala Dinas Kebudayaan DKI Jakarta Mochamad Miftahulloh Tamary, hingga Ketua Yayasan Aman Datuk Madjoindo Komjen Pol. (Purn.) Boy Rafli Amar.
Turut hadir Direktur Utama Balai Pustaka Achmad Fachrodji, Meutia Hatta, Halida Hatta, serta sejarawan Taufik Abdullah guna menyatukan visi pengembangan literasi nasional.
Jajaran pimpinan Kementerian Kebudayaan seperti Wamenbud Giring Ganesha Djumaryo dan jajaran direktur jenderal turut memperkuat komitmen diplomasi budaya melalui promosi karya berbobot.
Baca Juga:Â MMA IMPACT Indonesia 2026: Strategi AI Dorong Valuasi Bisnis dan Gaya Hidup
Kolaborasi solid antara pemerintah, institusi keluarga pencipta, dan pelaku industri memuluskan jalan bagi talenta lokal untuk bersaing di tingkat global.
Generasi urban masa kini dapat memanfaatkan kebangkitan sastra klasik ini sebagai sumber inspirasi gaya hidup cerdas, berkarakter, dan berdaya saing internasional.




