Baca Juga: Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 7,35 Triliun hingga Februari 2026, Sektor Tani Jadi Primadona
Kembalinya Bank NTT sebagai Penyalur
Agenda tersebut juga ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Pembiayaan (PKP) antara Kementerian UMKM dan PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Nusa Tenggara Timur. Maman mengapresiasi kembalinya Bank NTT sebagai penyalur dengan alokasi mencapai Rp350 miliar.
Maman mewanti-wanti perbankan agar tidak sekadar menjadi penyalur dana, melainkan juga berperan dalam edukasi.
“Saya berharap peran bank tidak hanya menyalurkan KUR, tetapi juga memberikan pendampingan dan literasi keuangan kepada nasabah agar usaha mereka semakin berkembang dan berkelanjutan,” tuturnya.
Instrumen Keadilan Sosial
Senada dengan Menteri UMKM, Gubernur NTT Emanuel Melki Laka Lena yang didampingi Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi menekankan bahwa tata kelola perbankan menjadi kunci efektivitas program.
Baca Juga: NPL KUR Himbara Menanjak, OJK Dorong UMKM Masuk Rantai Pasok Perusahaan Besar
Melki berharap KUR tidak salah sasaran dan benar-benar menjadi motor penggerak ekonomi di level akar rumput.
“KUR harus menjadi instrumen penggerak ekonomi kerakyatan, sehingga cita-cita keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia dapat benar-benar terwujud,” ujar Melki. (*)






