Baca Juga: HUT ke-53 ASDP: Perkuat Komitmen Keselamatan dan Catat Kinerja Positif di 2025
General Manager ASDP Cabang Bajoe, Anom S. Panatagama, mengklaim bahwa material kokoh hasil peremajaan ini diproyeksikan tahan banting menghadapi terjangan ombak hingga dua dekade ke depan.
“Kami bersyukur seluruh proses perbaikan dapat diselesaikan sesuai target dan siap mendukung kelancaran layanan penyeberangan masyarakat,” tutur Anom.
Saat ini, koridor Pelabuhan Bajoe mengoperasikan dua rute komersial gemuk, yakni lintas Bajoe–Kolaka dan Siwa–Tobaku, serta dua rute perintis vital, Maccini Baji–Sabutung dan Maccini Baji–Balanglompo.
Serap Tenaga Kerja Lokal dan Gelar Latihan Antiteror
Pembangunan infrastruktur ini terbukti membawa dampak langsung bagi pergerakan ekonomi masyarakat pesisir Bone.
Baca Juga: Dukung Logistik Digital, ASDP Gandeng ALDEI Perkuat Konektivitas Maritim Nasional
Proyek revitalisasi dermaga ini menyerap sedikitnya 25 tenaga kerja lokal asal Bajoe, berdampingan dengan program tanggung jawab sosial berupa bantuan sembako dan pelatihan wirausaha.
Apresiasi tinggi datang dari pemerintah daerah yang melihat pelabuhan ini sebagai urat nadi perdagangan komoditas unggulan.
“Kami berterima kasih kepada ASDP atas perbaikan dermaga ini. Sudah menjadi kewajiban kita bersama untuk menjaga dan memeliharanya,” ungkap Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman.
Di sisi lain, guna mempertebal proteksi keamanan objek vital nasional ini, ASDP juga menggelar simulasi gabungan penanganan ancaman bom bersama Polres Bone dan Detasemen Gegana Satbrimob Polda Sulawesi Selatan.





