Nasib Tanker Pertamina di Selat Hormuz Saat Kapal Malaysia-Pakistan Mulai Diizinkan Lewat

Ilustrasi 2 kapal Pertamina (Dok : Pertamina

URBANCITY.CO.ID – Di tengah eskalasi konflik antara Iran melawan Amerika Serikat dan Israel, Teheran mulai memberikan “lampu hijau” bagi sejumlah kapal asing untuk melintasi Selat Hormuz. Namun, dua kapal tanker raksasa milik PT Pertamina International Shipping (PIS) hingga kini dilaporkan masih tertahan di Teluk Arab, memicu tanya mengenai kelancaran pasokan energi nasional.

Keputusan Teheran ini muncul setelah jalur perairan paling strategis di dunia tersebut sempat ditutup total pasca-serangan 28 Februari yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei. Kini, rute khusus di utara selat mulai dibuka terbatas bagi negara-negara yang dianggap netral.

Setelah Malaysia, kini giliran 20 kapal berbendera Pakistan yang diizinkan melintas. Menteri Luar Negeri Pakistan, Ishaq Dar, mengonfirmasi pada Sabtu, 28 Maret 2026, bahwa Iran memberikan slot bagi dua kapal Pakistan untuk menyeberang setiap hari.

Keberhasilan ini menyusul langkah Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim yang melakukan negosiasi langsung dengan Presiden Iran Masoud Pezeshkian. Pengamat maritim menilai Iran menerapkan seleksi ketat: hanya kapal dari negara yang tidak bersekutu dengan “agresor” (AS dan Israel) yang boleh menyisir garis pantai Iran dan melewati pemeriksaan di Pulau Qeshm.

Baca Juga : Go Global: Pertamina Drilling Pamerkan Teknologi Pengeboran Ramah Lingkungan di Osaka

Kontras dengan kapal tetangga yang mulai bergerak, dua kapal Very Large Crude Carrier (VLCC) milik Pertamina, yakni Pertamina Pride dan Gamsunoro, masih terpaksa berhenti di Teluk Arab. Langkah ini diambil guna menghindari risiko “rudal nyasar”, mengingat Iran sempat menghantam beberapa tanker terafiliasi AS yang nekat melintas pada pertengahan Maret lalu.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengakui kompleksitas proses evakuasi dan pelintasan ini.

“Komunikasi terus kita bangun. Ini tidak mudah, tapi tidak mustahil,” ujar Bahlil dalam keterangannya.

Meski masih tertahan, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menangkap adanya sinyal positif. Juru Bicara Kemlu RI, Vahd Nabyl Mulachela, menyatakan bahwa koordinasi diplomatik kini telah memasuki tahapan teknis dan operasional.

“Telah terdapat tanggapan positif dari pihak Iran, yang saat ini sedang ditindaklanjuti oleh pihak terkait pada aspek teknis,” kata Nabyl pada Jumat, 27 Maret 2026.

Pihak PIS memastikan seluruh awak kapal dalam kondisi aman. Tantangan utama saat ini adalah memastikan mekanisme pelintasan memenuhi prosedur ketat Iran, yang meliputi pemeriksaan kepemilikan, asuransi, hingga latar belakang kru untuk memastikan tidak ada keterkaitan dengan pihak lawan.

Guna mengantisipasi hambatan di jalur yang melayani 20 persen kebutuhan minyak dunia tersebut, pemerintah mulai bermanuver mencari sumber energi alternatif, termasuk dari Amerika Serikat. Hal ini dilakukan untuk menambal potensi defisit pasokan akibat blokade di Hormuz.

Pemerintah mengeklaim ketahanan energi nasional saat ini masih terjaga, sembari menunggu kepastian jadwal keberangkatan dua tanker raksasa tersebut melalui “Rute Teheran”.

Related Posts

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
news-1701

sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

maujp

slot mahjong

SGP Pools

slot mahjong

sabung ayam online

slot mahjong

SLOT THAILAND

article 888000081

article 888000082

article 888000083

article 888000084

article 888000085

article 888000086

article 888000087

article 888000088

article 888000089

article 888000090

article 888000091

article 888000092

article 888000093

article 888000094

article 888000095

article 888000096

article 888000097

article 888000098

article 888000099

article 888000100

cuaca 898100126

cuaca 898100127

cuaca 898100128

cuaca 898100129

cuaca 898100130

cuaca 898100131

cuaca 898100132

cuaca 898100133

cuaca 898100134

cuaca 898100135

cuaca 898100136

cuaca 898100137

cuaca 898100138

cuaca 898100139

cuaca 898100140

cuaca 898100141

cuaca 898100142

cuaca 898100143

cuaca 898100144

cuaca 898100145

cuaca 898100146

cuaca 898100147

cuaca 898100148

cuaca 898100149

cuaca 898100150

cuaca 898100151

cuaca 898100152

cuaca 898100153

cuaca 898100154

cuaca 898100155

cuaca 898100156

cuaca 898100157

cuaca 898100158

cuaca 898100159

cuaca 898100160

cuaca 898100161

cuaca 898100162

cuaca 898100163

cuaca 898100164

cuaca 898100165

cuaca 898100166

cuaca 898100167

cuaca 898100168

cuaca 898100169

cuaca 898100170

cuaca 898100171

cuaca 898100172

cuaca 898100173

cuaca 898100174

cuaca 898100175

article 710000151

article 710000152

article 710000153

article 710000154

article 710000155

article 710000156

article 710000157

article 710000158

article 710000159

article 710000160

article 710000161

article 710000162

article 710000163

article 710000164

article 710000165

article 710000166

article 710000167

article 710000168

article 710000169

article 710000170

article 710000171

article 710000172

article 710000173

article 710000174

article 710000175

article 710000176

article 710000177

article 710000178

article 710000179

article 710000180

article 710000181

article 710000182

article 710000183

article 710000184

article 710000185

article 710000186

article 710000187

article 710000188

article 710000189

article 710000190

article 710000191

article 710000192

article 710000193

article 710000194

article 710000195

article 710000196

article 710000197

article 710000198

article 710000199

article 710000200

psda 438000036

psda 438000037

psda 438000038

psda 438000039

psda 438000040

psda 438000041

psda 438000042

psda 438000043

psda 438000044

psda 438000045

psda 438000046

psda 438000047

psda 438000048

psda 438000049

psda 438000050

psda 438000051

psda 438000052

psda 438000053

psda 438000054

psda 438000055

psda 438000056

psda 438000057

psda 438000058

psda 438000059

psda 438000060

psda 438000061

psda 438000062

psda 438000063

psda 438000064

psda 438000065

psda 438000066

psda 438000067

psda 438000068

psda 438000069

psda 438000070

psda 438000071

psda 438000072

psda 438000073

psda 438000074

psda 438000075

psda 438000076

psda 438000077

psda 438000078

psda 438000079

psda 438000080

psda 438000081

psda 438000082

psda 438000083

psda 438000084

psda 438000085

psda 438000086

psda 438000087

psda 438000088

psda 438000089

psda 438000090

psda 438000091

psda 438000092

psda 438000093

psda 438000094

psda 438000095

psda 438000096

psda 438000097

psda 438000098

psda 438000099

psda 438000100

psda 438000101

psda 438000102

psda 438000103

psda 438000104

psda 438000105

psda 438000106

psda 438000107

psda 438000108

psda 438000109

news-1701