Baca juga: Buntut Penagihan Kasar di Serang, OJK Panggil Toyota Astra Financial Services
Mengawinkan Sistem ERP dengan Jasa Pemeringkat Kredit Alternatif
OJK Infinity dan ILO mendesain sistem ERP ini untuk merekam seluruh aktivitas produksi harian, perputaran uang, hingga rantai pasok pakan di koperasi secara real-time.
Data digital yang bersih dan akurat ini otomatis memotret kapasitas produksi riil dan tingkat kesehatan finansial peternak secara objektif.
Transparansi data ini menjadi modal berharga bagi lembaga keuangan untuk mengukur risiko kredit sebelum mengucurkan dana.
Adi menerangkan bahwa integrasi ERP dengan layanan Pemeringkat Kredit Alternatif (PKA) serta Penyelenggara Agregasi Jasa Keuangan (PAJK) menjadi kunci pembuka gerbang perbankan.
Formula ini mengubah data produksi susu menjadi skor kredit penentu kelayakan pinjaman.
Melalui data hasil sistem ERP ini, pemeringkat kredit alternatif dapat membangun profil kredit peternak dengan lebih objektif, akurat, dan inklusif.
Baca juga: Jaga Otot Intermediasi Bank, OJK Bersihkan Puluhan Ribu Rekening Hitam
“Bersama Penyelenggara Agregasi Jasa Keuangan, sistem ini menjembatani peternak rakyat dengan ekosistem jasa keuangan formal secara lebih menyeluruh dan sesuai kebutuhan” kata Adi.
Direktur ILO untuk Indonesia dan Timor-Leste, Simrin Singh, menilai transformasi digital ini sebagai instrumen vital untuk memperkuat daya tahan pelaku UMKM di perdesaan.
Kemitraan multipihak ini membuktikan bahwa perkawinan antara teknologi modern dan kebijakan publik yang tepat dapat menciptakan lapangan kerja baru yang lebih berkualitas di sektor agrobisnis.

