“Kita targetkan, kerja sama Pemprov Jabar dengan PT PLN (sejak) tahun ini maksimalnya awal 2027, seluruh warga Jabar terterangi oleh cahayanya PLN,” lanjut Dedi Mulyadi.
Gayung bersambut, Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyambut positif visi besar tersebut. Pihaknya memastikan kesiapan infrastruktur PLN untuk memberikan jaminan pasokan listrik yang andal tanpa mengorbankan kelestarian alam.
Baca Juga: Cegah Tagihan Bengkak, Begini Cara Pakai Fitur Swacam di Aplikasi PLN Mobile
“Hari ini PLN bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat di bawah kepemimpinan Kang Dedi Mulyadi bekerja sama dengan satu tujuan, yakni menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat Jawa Barat melalui listrik yang andal, merata, dan berkelanjutan,” tutur Darmawan Prasodjo.
Pijakan Kuat Percepatan Pembangunan Infrastruktur
Darmawan sepakat bahwa arah pembangunan ketenagalistrikan nasional masa kini harus bergeser ke arah pasokan rendah karbon.
Penandatanganan ini pun langsung ditindaklanjuti secara taktis melalui Perjanjian Kerja Sama operasional dengan dua unit teknis, yakni PLN Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah dan PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Tengah.
“PLN sangat sepakat bahwa pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan harus selaras dengan keberlangsungan ekologi. Standing point dari Pak Gubernur luar biasa. Hari ini kita bekerja sama untuk terangnya Warga Jawa Barat,” tambah Darmawan.
Baca Juga: PLN Luncurkan “Green Future Powered Today”: Naik MRT dan Transjakarta Dapat Voucher Listrik
Melalui kemitraan tripartit yang kokoh ini, PLN optimistis Jawa Barat tidak sekadar menjadi tulang punggung pemenuhan beban listrik nasional, melainkan menjelma sebagai pionir provinsi hijau yang ramah lingkungan dan inklusif bagi seluruh warganya. (*)






