URBANCITY.CO.ID – Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Puspa mengapresiasi tinggi penyelenggaraan Pekan Kesenian Bali (PKB) 2026 di Kota Denpasar.
Pihak kementerian optimistis festival budaya terbesar ini mampu menarik lebih dari 1,6 juta pengunjung selama sebulan penuh.
Momentum libur sekolah serta musim liburan internasional menjadi pendorong utama lonjakan kunjungan wisatawan ke Pulau Dewata tahun ini.
Sektor ekonomi kreatif dan pariwisata Bali terbukti semakin kokoh lewat pagelaran seni tradisi yang konsisten bergulir.
Aparat pemerintah daerah mengemas acara bertaraf internasional ini dengan memadukan unsur edukasi serta hiburan yang memikat mata dunia.
Baca juga: Wamenpar Ni Luh Puspa: Museum Marsinah Perkuat Daya Tarik Wisata Sejarah Nganjuk
Kehadiran ribuan seniman lokal ikut mendongkrak gairah industri pariwisata daerah secara signifikan.
Atraksi atau pentas kesenian merupakan salah satu daya tarik bagi wisatawan.
Ditambah lagi pelaksanaannya bertepatan dengan libur sekolah dan musim liburan musim panas.
“Mudah-mudahan target 1,6 juta pengunjung bisa tercapai, atau bahkan melampaui target,” kata Wamenpar Ni Luh Puspa.
Konsistensi Bali Jaga Warisan Budaya
Ajang budaya tahunan tertua ini resmi berlangsung mulai 13 Juni hingga 11 Juli 2026 mendatang.
Penyelenggaraan ke-48 tersebut kembali mengukuhkan posisinya dalam daftar prestisius Karisma Event Nusantara (KEN) milik Kementerian Pariwisata.
Baca juga: Wamenpar Ni Luh Puspa: Koperasi Merah Putih Dongkrak Ekonomi Desa Wisata



