Menghadapi era disrupsi, pasar industri saat ini menuntut sumber daya manusia yang lincah membaca tren otomatisasi sekaligus tanggap terhadap regulasi keberlanjutan global.
Baca Juga: Kemenperin Tepis Isu Deindustrialisasi, Sebut Manufaktur RI Masih Bertaji
“Generasi muda harus menjadi bagian dari transformasi industri nasional. Mereka tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga pencipta solusi dan inovasi industri masa depan,” tegasnya.
Festival ini memfasilitasi kebutuhan para urban active melalui sederet agenda bernilai tinggi, seperti inspiring talkshow, career and networking corner, coaching clinic, community engagement, hingga kompetisi content creation.
Pengunjung juga dapat mengakses layanan publik Kemenperin secara langsung di lokasi acara guna mempermudah berbagai perizinan serta konsultasi teknis usaha.
Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian Eko S.A. Cahyanto mengatakan, Industrial Festival menjadi sarana strategis untuk memperkuat komunikasi publik Kemenperin sekaligus memperkenalkan lebih dekat ekosistem industri nasional kepada masyarakat, khususnya generasi muda.
Baca Juga: Eco-Industrial Park Digadang-Gadang Bakal Pacu Keberlanjutan Industri
“Melalui Industrial Festival, kami ingin membangun awareness bahwa industri manufaktur memiliki peluang karier yang luas, inovasi yang berkembang pesat, dan kontribusi besar terhadap perekonomian nasional. Karena itu, pendekatan komunikasi kepada generasi muda perlu dilakukan dengan cara yang kreatif, inklusif, dan interaktif,” ujar Eko.




