<p dir="ltr"><strong>URBANCITY.CO.ID</strong> - Mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) Universitas Ibnu Chaldun (UIC) Jakarta memulai misi transformasi digital di Desa Sedari, Karawang, pada 13 Agustus 2025.</p> Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini membawa misi besar untuk memoles wajah desa menjadi destinasi wisata yang lebih kompetitif dan berdaya saing di pasar nasional. Kepala Desa Sedari, Bistri Mustofa, menyambut antusias kolaborasi strategis ini sebagai pintu masuk untuk mengoptimalkan kekayaan alam dan budaya lokal. "Mudah-mudahan dengan kehadiran mahasiswa, kita dapat mengangkat potensi desa, baik dari segi pariwisata maupun pemberdayaan masyarakat," ujar Kepala Desa. Bagi masyarakat urban yang mengutamakan destinasi wisata autentik, intervensi mahasiswa ini akan memberikan akses informasi yang lebih mudah dan komprehensif. <strong>Baca juga: <a href="https://urbancity.co.id/kkn-uic-pasang-plang-edukasi-sampah-di-paud-ababil-dan-pantai-sedari-untuk-tingkatkan-kesadaran-lingkungan/">Edukasi Sampah KKN UIC: Strategi Cerdas Jaga Kelestarian Pantai Sedari dari Polusi Plastik</a></strong> Mahasiswa tidak sekadar hadir secara fisik, tetapi mereka membawa keahlian komunikasi untuk menjembatani potensi desa dengan audiens yang lebih luas. Selain itu, menciptakan investasi sosial yang berdampak langsung pada kesejahteraan warga. <h5><strong>Membangun Branding Destinasi Wisata</strong></h5> Dekan Fikom UIC, Rahmat Hidayat, mengarahkan mahasiswa untuk menggali narasi sejarah dan budaya Desa Sedari secara mendalam agar promosi pariwisata memiliki nilai jual yang unik. Strategi ini memanfaatkan platform media sosial untuk membangun awareness yang kuat bagi Desa Sedari sebagai destinasi wisata unggulan di wilayah Karawang.<!--nextpage--> "Kami berharap mahasiswa dapat membantu mempromosikan Desa Sedari melalui media sosial, video, dan berita yang bisa mengangkat potensi pariwisata dan ekonomi desa," ungkap Rahmat. Mahasiswa menyusun rencana aksi yang berfokus pada produksi konten visual kreatif di Instagram dan TikTok sebagai motor penggerak kunjungan wisata. <strong>Baca juga: <a href="https://urbancity.co.id/mahasiswa-kkn-uic-jakarta-gelar-aksi-bersih-bersih-jalan-dan-pantai-sedari/">Aksi Bersih Pantai Sedari: Strategi Mahasiswa KKN UIC Jakarta Jaga Investasi Lingkungan Wisata</a></strong> Pendekatan ini merupakan investasi pemasaran yang sangat efektif untuk meningkatkan brand image desa secara instan. Dengan narasi visual yang menarik, mereka mampu memicu minat wisatawan urban untuk mengeksplorasi keindahan Desa Sedari secara langsung. <h5><strong>Pesta Laut sebagai Momentum Branding</strong></h5> Ketua Panitia KKN, Satria Saputra Halim, menyiapkan rangkaian program kerja yang komprehensif, Adapun sorotan utama pada acara Pesta Laut yang akan berlangsung pada 17 hingga 19 Agustus. Perhelatan budaya ini menjadi momentum emas untuk meluncurkan kampanye pariwisata desa yang masif. Sekaligus memperkuat identitas Desa Sedari di peta pariwisata nasional. "Kami berharap dengan adanya program ini, Desa Sedari bisa lebih dikenal, dan potensi wisatanya bisa menarik lebih banyak pengunjung," ujar Satria Saputra Halim. <strong>Baca juga: <a href="https://urbancity.co.id/mahasiswa-kkn-uic-jakarta-latih-siswa-smp-sedari-teknik-pengambilan-gambar-dan-editing/">Workshop Kreatif KKN UIC Jakarta: Bekali Siswa SMP Sedari Skill Videografi dan Editing Digital</a></strong> Seluruh rangkaian program ini mencerminkan komitmen mahasiswa KKN dalam menyinergikan edukasi akademik dengan kebutuhan nyata masyarakat. Melalui kolaborasi antara workshop pendidikan bagi anak-anak sekolah dan kampanye digital, mahasiswa Fikom UIC sedang merancang cetak biru kemajuan Desa Sedari yang berkelanjutan.<!--nextpage--> KKN ini menjadi bukti nyata bahwa komunikasi kreatif adalah alat paling ampuh dalam menggerakkan roda ekonomi kreatif di tingkat pedesaan. (*)