URBANCITY.CO.ID – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mempercepat transformasi Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) di seluruh pelosok Indonesia menjadi Mini Campus.
Program ini bertujuan menciptakan pusat pembelajaran vokasi yang lebih adaptif, modern, dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Langkah ini memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM) agar selaras dengan kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang.
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli memaparkan konsep Mini Campus sebagai pusat pelatihan terintegrasi yang mampu membangun ekosistem kompetensi berkelanjutan.
Pemerintah menargetkan BPVP tidak lagi hanya berfungsi sebagai tempat pelatihan biasa, melainkan pusat pengembangan inovasi bagi para calon tenaga kerja.
Baca juga:Â Kemnaker Tegaskan Ganti Hari Libur Tak Bisa Gantikan Upah Lembur Karyawan
Strategi ini menjadi fondasi utama Kemnaker dalam merespons tantangan pasar kerja yang semakin kompetitif.
Pusat Pelatihan Vokasi Terintegrasi
Mini Campus hadir dengan dukungan sarana, prasarana, serta teknologi mutakhir yang mampu menjawab kebutuhan industri strategis saat ini.
Peserta pelatihan akan mendapatkan pengalaman belajar yang relevan dengan perkembangan teknologi agar memiliki daya saing tinggi saat memasuki dunia kerja.
Menaker Yassierli menekankan bahwa lulusan pelatihan vokasi harus mampu berinovasi, bukan sekadar memiliki keterampilan teknis dasar.
“Konsep Mini Campus ini dirancang agar BPVP tidak hanya menjadi tempat pelatihan kerja. Nantinya, BPVP akan bertransformasi menjadi pusat pembelajaran vokasi yang terintegrasi, adaptif terhadap kebutuhan pasar kerja, dan mandiri,” ujar Yassierli saat membuka kegiatan Strategi dan Kick-Off Transformasi BPVP di Bekasi, Jawa Barat, Rabu (17/6/2026) malam.




