Langkah ini bertujuan memastikan pemanfaatan teknologi berlangsung etis, inklusif, dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
Sebagai kelanjutan agenda ini, Menteri Ekraf mengundang delegasi global untuk berkolaborasi dalam World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026 di Jakarta pada Oktober mendatang.
Baca juga:Â Pertamina Gandeng Halliburton, Akselerasi Teknologi Digital dan AI di Sektor Hulu Migas
Overall Lead and Editor-in-Chief Tech in Asia, Terence Lee, menambahkan bahwa kolaborasi regional menjadi kebutuhan mendesak bagi negara Asia Tenggara saat ini.
“Mulai dari ketahanan ekonomi dan pengembangan infrastruktur AI, hingga aliran modal dan kolaborasi regional di tengah ketidakpastian global yang terus berlanjut,” ujar Terence Lee. (*)




