Selain harga, produsen China juga semakin serius membangun ekosistem purnajual. Mereka memperluas dealer, menyediakan suku cadang, meningkatkan pelatihan operator dan menawarkan dukungan pembiayaan.
Baca Juga:Â Resiliensi Industri Manufaktur Juni 2026: IKI Tetap Ekspansif di Tengah Tantangan Global
Persaingan excavator China di Indonesia pada 2026 semakin menarik. SANY, XCMG dan Zoomlion menjadi tiga nama yang paling layak diperhatikan, disusul LiuGong, Sunward, SDLG, Lovol dan Shantui.
Zoomlion memiliki salah satu bukti transaksi terbesar melalui pengiriman 300 unit ZE215E ke Indonesia, sedangkan XCMG menunjukkan kekuatan melalui pengalaman panjang dan jaringan lokal. SANY juga tetap menjadi salah satu pemain China paling kuat dalam segmen excavator.
Namun, jumlah penjualan aktual 2026 per merek belum tersedia secara terbuka. Karena itu, diperlukan data dari distributor, asosiasi industri atau lembaga riset pasar untuk menentukan ranking penjualan yang benar-benar akurat.
Bagi konsumen Indonesia, persaingan tersebut justru memberikan keuntungan. Semakin banyak merek yang masuk, semakin besar pilihan alat berat dengan harga, teknologi dan layanan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan proyek.




