Terkait penyebab pasti tabrakan dua rangkaian kereta tersebut, Presiden menyerahkan sepenuhnya proses penyelidikan kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).
Baca Juga: KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur, KAI Lakukan Evakuasi dan Investigasi
Investigasi ini diharapkan berjalan objektif untuk mengungkap apakah ada kegagalan sistem persinyalan atau faktor kelalaian manusia.
Penanganan Pasca-Kejadian
Laporan dari Menteri Perhubungan dan Direktur Utama PT KAI menyebutkan bahwa proses evakuasi korban yang terjebak di dalam gerbong telah selesai dilakukan oleh petugas gabungan sejak Selasa dini hari. Saat ini, fokus utama adalah pemulihan jalur agar operasional transportasi publik dapat kembali normal.
Kunjungan Presiden ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah berkomitmen menangani insiden transportasi secara transparan.
Prabowo memastikan dukungan moril dan material bagi keluarga terdampak, sembari mendesak perbaikan infrastruktur di titik-titik rawan perlintasan guna mencegah tragedi serupa terulang kembali. (*)






