URBANCITY.CO.ID – Mengubah arah kemudi bangsa besar seperti Indonesia menuju kemandirian penuh bukanlah perkara instan.
Menyadari hal itu, Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintahannya tengah mengesekusi cetak biru transformasi nasional secara total demi memutus mata rantai ketergantungan dan ketimpangan sosial.
Namun, ia mengingatkan bahwa jalan perubahan ini dipastikan bakal memicu ombak perlawanan dari para pemburu rente.
Pesan bernada pembakar semangat tersebut digaungkan Kepala Negara saat menyampaikan pidato kenegaraan dalam rangka Peringatan Hari Lahir Pancasila ke-81 di Gedung Pancasila, Taman Pejambon, Jakarta Pusat, Senin (1/6).
Bagi Prabowo, pemerintah hari ini harus melompat lebih jauh dari sekadar melaksanakan pembangunan dengan cara-cara konvensional.
Baca juga: Evaluasi Program Makan Gratis, Presiden Prabowo Copot Kepala Badan Gizi Nasional
“Pemerintah saat ini melakukan berbagai langkah transformasi. Kita tidak hanya bicara pembangunan, kita sekarang punya cita-cita yang lebih berani. Kita sedang dan akan menjalankan terus strategi transformasi bangsa,” cetus Presiden Prabowo di hadapan forum.
Arah transformasi ini diklaim selaras dengan roh Pancasila, yang menempatkan keadilan sosial dan kedaulatan bangsa di atas segalanya.
Sejumlah program pembuat gebrakan pun dipacu secara pararel, mulai dari hilirisasi industri pertambangan, swasembada pangan, penguatan ekonomi berbasis koperasi di desa, hingga program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk memperbaiki kualitas generasi penerus.




