Baca juga: Penghormatan Terakhir Presiden Prabowo untuk Almarhum Jenderal Ryamizard Ryacudu
Menutup amanatnya, mantan Danjen Kopassus ini mengimbau agar pembuat kebijakan tidak terlena mencari zona nyaman jangka pendek demi popularitas semata.
Keberanian mengambil keputusan pahit hari ini menjadi harga mati agar kekayaan nasional tidak habis dirampok, sehingga anak-cucu Indonesia di masa depan bisa hidup makmur di tanah airnya sendiri.
“Kita tidak boleh mewariskan kemudahan jangka pendek, tapi mengorbankan masa depan anak-anak dan cucu-cucu kita,” pungkasnya menutup pidato. (*)