Baca juga:Â Wamen Ekraf Irene Umar Tantang Kosmetik Lokal Tembus Pasar Global di TikTok Beauty 2026
Kolaborasi Lintas Subsektor Kreatif
Wamen Ekraf mendorong penyelenggara melibatkan lebih banyak subsektor ekonomi kreatif, seperti seni rupa dan kriya, guna memperkaya konten acara.
Ia berharap keterlibatan kreator lokal dari berbagai daerah dapat menjadikan program ini lebih inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.
Langkah strategis ini memperkuat posisi ekonomi kreatif sebagai sektor yang relevan dengan perkembangan zaman dan budaya bangsa.
Arief Susanto selaku CEO Dus Duk Duk menegaskan bahwa tujuan utama proyek ini adalah mendekatkan karya seni kepada masyarakat.
Pendekatan interaktif memungkinkan publik tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga menjadi bagian aktif dalam penciptaan karya kreatif di dalam ruang pameran.
Baca juga:Â Bukan Sekadar Obat Tradisional, Wamen Ekraf Sebut Jamu Identitas Bangsa
“Melalui proyek ini kami ingin menghadirkan pengalaman yang lebih dekat dengan masyarakat. Tidak hanya menikmati karya, tetapi juga ikut terlibat di dalamnya sehingga ruang kreatif ini bisa menjadi tempat bertemunya seniman, kreator, dan publik,” kata Arief.
Melanjutkan Semangat Inovasi Budaya
Proyek ini menjadi kelanjutan sukses karya instalasi pesawat terbang berbahan kardus yang memecahkan rekor MURI pada perayaan HUT ke-80 RI tahun 2025 lalu.
Kini, semangat inovasi beralih pada pengangkatan kekayaan budaya maritim melalui replika kapal pinisi yang megah.
Kementerian Ekraf berharap karya ini mampu memperkuat apresiasi generasi muda terhadap nilai-nilai budaya Indonesia melalui media yang kekinian. (*)




