Dari sisi kemandirian industri, sambung dia, hasil self-assessment mencatat tingkat serapan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) mencapai 60,58%, yang saat ini sedang dalam proses verifikasi akhir.
Pertagas Kembali Pegang Kendali Kemudi Operator
Guna menjamin aset bernilai triliunan rupiah ini dirawat secara profesional, Menteri ESDM mengeluarkan Keputusan Menteri Nomor 125.K/MG.01/MEM.M/2026 yang menugaskan Lemigas sebagai pengelola utama.
Baca juga: HUT ke-19 Pertagas: Mengalirkan Energi Lewat Renovasi Panti hingga Santunan Nasional
Melalui proses seleksi ketat pada April 2026, Lemigas akhirnya resmi menunjuk Pertagas sebagai operator lapangan Pipa Cisem II—mengulang kesuksesan anak usaha Pertamina tersebut dalam menakhodai Pipa Cisem I sejak 2023.
Direktur Utama Pertagas, Indra P. Sembiring, menyatakan pasukan dan seluruh infrastruktur pendukungnya kini sudah bersiaga penuh di sepanjang pos pemantauan dari Jawa Timur hingga Jawa Barat untuk mengawal pasokan perdana gas yang bersumber dari Lapangan Jambaran Tiung Biru (JTB).
Dengan selesainya commissioning di Kandang Haur Timur, sistem Cisem II kini telah terhubung dengan fasilitas operasi Pertagas dan siap dioperasikan.
Sebagai operator yang ditunjuk oleh Kementerian ESDM, Pertagas telah menyiapkan sarana, prasarana, serta personel yang tersebar dari Jawa Timur hingga Jawa Barat untuk memastikan pengoperasian infrastruktur ini berjalan secara aman, andal, dan optimal.
“Kehadiran Cisem II akan semakin memperkuat konektivitas jaringan pipa gas bumi nasional serta meningkatkan fleksibilitas operasi sistem transmisi gas,” pungkas Indra memungkasi penjelasannya. (*)




